Tukijo

Berpikir cerdas dengan Menulis.Menjadi pribadi yang berpikir.Sebagai Guru dan Trainer Kepenulisan bagi guru di Jawa Tengah....

Selengkapnya
Dukung Antibulying Siswa
David Backham Duta Unicef

Dukung Antibulying Siswa

Mengapa bulying?Bulying bisa diartikan perundungan.Mengapa bisa terjadi bulying?Bulying bisa terjadi karena ada salah satu pihak yang teraniaya ,dirugikan, dirugikan oleh pihak yang lebih menguasai dan lebih kuat.

Bulying akhir-akhir ini jamak terjadi di segala ranah.Pun terjadi di sekolah.Sekolah yang seharusnya nihil dengan praktik bulying.Nyantanya bulying di sekolah tak bisa dihindarkan.Bulying kerap terjadi terlepas dari pengawasan guru.

Banyak siswa yang menjadi korban bulying.Baik oleh guru maupun temannya.Bulying bisa berbentuk verbal maupun non verbal.Bentuk bulying verbal yaitu mengejek fisik,menyebut nama orangtua.Sedangkan non verbal bisa ke bulying fisik.Pemukulan,penganiahaan dan sejenisnya.

Ironisnya peristiwa bulying seakan lepas kendali.Bahkan bulying bisa menembus pagar sekolah.Di luar,siswa sangat mungkin menjadi korban bulying.

Seiring dengan maraknya bulying,media sosial makin mendukung bulying.Banyak ujaran bulying maupun ancaman dilakukan melalui medsos. Bahkan tak segan mereka makin terang-terangan melakukan bulying.

Menilik fenomena tersebut,maka diperlukan tindakan pertama dibuat kesepakatan kelas.Guru dan siswa menyepakati butir-butir kesepakatan.Setelah disepakati lalu ditempel di kelas.Tiap butir tersebuta ada konsekuensi logis.Konsekuensi logis tersebut berlaku jika siswa melakukan pelanggaran.Kedua conection before correction.Bangun hubungan baik dan terbuka dulu dengan siswa,baru koreksi mereka.Kebanyakan dari kita,belagu mengoreksi kesalahan orang lain.Padahal diantara kita belum ada hubungan yang baik.

Ketiga bangun kepercayaan sekolah pada siswa.Fungsi keteladanan guru sangat vital.Guru perlu membangun komitmen.Komitmen tersebut untuk meyakinkan siswa pada aspek kedewasaan sikap guru.

Dengan langkah tersebut diharapkan bulying bisa dikurangi.Paling tidak kita sudah melangkah sedikit.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Siiip, saya juga baru merintis membuat buku The Power Of Bulying. Kisah-kisah dibuly, oleh guru maupun teman tetapi bangkit dan mengantar pada kesuksesan

14 Jun
Balas

Sangat informatif pak, kasus di madrasah saya adalah adanya siswa memiliki keterbatasan tertentu, yang menjadi objek bulying tantangan bagi kita untuk memberikan pencerahan supaya hal tersebut tidak lagi terjadi

13 Jun
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali