Tukijo

Berpikir cerdas dengan Menulis.Menjadi pribadi yang berpikir.Sebagai Guru dan Trainer Kepenulisan bagi guru di Jawa Tengah....

Selengkapnya
Usai Ramadhan,Lalu?

Usai Ramadhan,Lalu?

Ramadhan tahun ini hampir berlalu.Ramadhan telah memantik semangat atau ghirah spritual kita.Bahkan aura ramadhan dapat dirasakan secara tidak langsung oleh saudara lain.Paling tidak spirit sosial telah lahir di bulan penuh ampunan.

Memaknai ramadhan bukan sekadar rutinitas belaka bagi yang beriman.Perintah Allah Swt sangat jelas bahwa puasa wajib bagi orang yang beriman.Allah bidik yang beriman.Karena .begitu beratnya puasa.Tanpa dasar iman tentu akan melahirkan kemunafikan baru.

Pura-pura puasa,atau puasa biar dianggap alim.Bahkan puasa agar mrmperoleh sesuatu secara langsung di dunia.Dalam tulisan ini sebenarnya akan mengulas apa makna ramadhan sesungguhnya?

Selama ramadhan kita diajari bagaimana merasakan lapar dan dahaga layak yang dirasakan orang lain.Ramadhan pula mengekang hawa nafsu.Sampai titik puncak menjadi takwallah.

Allah tidak butuh puasa dan shalat kita.Tapi kitalah yang membutuhkan itu.Allah tidak pamrih dengan apa yang kita lakukan.Hanya kadang justru kita ini yang merasa paling hebat puasanya,infaknya,sedekahnya dan sebagainya.Buat apa puasa jika dalam diri kita justru muncul flek-flek dosa.

Syahrul ramadhan bisa menjadi bulan tarbiyah.Bulan pendidikan yang mulia.Karena praksis akidah,akhlak,dan ibadah lain dilakukan di bulam tersebut.

Sebenarnya keluludan kita dan kemenangan kita bukan saja di 1 syawal saja,akan tetapi kelulusan sebenarnya saat ramadhan berlalu.Apakah praktik-praktik ibadah dan sosial berlanjut?Atau justru kembali pada karakter semula?

Mari kita lihat bersama usai ramadhan apakah benar-benar ritual ibadah kita mrnjadi karakter atau justru sekadar tradisi tahunan?

Pada akhirnya nilai-nilai ibadah kita menjadi upaya mewiujudkan kesalehan sosial.Memunculkan semangat atau ghirah untuk peduli pada orang lain.Bukan seakan makin takwa dan ekslusive tetapi sama sekali cuek.Bukan itu pendidikan ramadhan.Spirit ramadhan adalah spitit ketakwaan kepada Allah Swt.Amin.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali